10 Nov 2011

Berjalan Tanpa Henti

4 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم


Bagaikan jauh jalan yang kutempuh
Langkah demi langkah akan kugagah
Hari demi hari berjalan tanpa henti
Yakinku ada sinar yang menentu

Kalau dah bertemu arah
Yakin penuh pasrah
PadaNya Yang Kuasa dikau berserah
Jika kau rebah jika kau kalah
Bersaksilah rahmatNya akan terserlah

Segala kepahitan segala keperitan
Terima bagai penghapus dosa
Malang yang menimpa duka yang melara
Mungkin di baliknya ada bahagia

Jangan jangan berputus asa
Dari rahmat Yang Maha Esa
Jangan jangan kita lupa
Ujian lumrahnya dunia

BERJALAN TANPA HENTI

Lirik ini seakan-akan kena dengan diriku sekarang. Aku tahu di dalam dunia ini tiada siapa pun yang tidak diuji cuma setiap orang itu lain ujiannya. Cuma yang ingin aku katakan di sini betapa berbezanya penerimaan ujian di masa kini dengan masa yang lalu. Apa bezanya? Sangat banyak! Dulu aku menerima ujian sewaktu belum ditarbiyyah, sekarang ujian itu datang lagi tapi aku berada dalam proses tarbiyyah. Jadi apa bezanya??

Jika mahu dihitung kehidupan dulu, kadang-kadang mata ini berair mengenangkannya. Iyalah, bagaimana seorang budak yang meneruskan kehidupannya tanpa tahu apa erti dia hidup di muka bumi ini. Seolah dia tidak punya matlamat akhir! Ya, dia tidak tahu! Dulunya dia juga tidak tahu bahawa dia ada ALLAH untuk menggantungkan segala harapan, segala impian, dan segala kemahuan. Bukan dia tidak yakin, tapi dia tidak betul-betul mengenali Tuhannya. Jika ujian datang mencuit bahunya,pasti dia tersunggul kesedihan dalam durja yang amat panjang tanpa dia tahu sebenarnya itu adalah tanda cinta dari yang Maha Penyayang untuk dirinya.

Sekarang, dia bersyukur..sangat bersyukur...diberi kesempatan olehNYA sempat merasa ditarbiyyah. Walaupun dirinya tidaklah sehebat serikandi-serikandi Islam yang berani di medan juang dan petah dalam melaungkan significant dakwah, dia berusaha dan tidak akan berhenti berusaha untuk mencapai yang terbaik disisi Tuhannya. Dia berusaha untuk menangkis segala kejahilan yang pernah bertapak dalam dirinya dahulu. Bukan senang ya! Tapi dia yakin, dia ada ALLAH dan juga sahabat-sahabat untuk membantunya bergerak dalam medan juang.

Dia selalu cuba untuk menjadi seorang yang tabah dalam segala hal even kebanyakannya dia seringkali tersungkur! Tapi setidaknya dia cuba mempositifkan setiap apa yang berlaku pada dirinya adalah kehendak Dia.. Kehendak siapa??? Kehendak ALLAH Subhanahu wa Taala. Kalau dek bukan kerana proses tarbiyyah yang dia peroleh sudah pasti, dia mempersoalkan pada Tuhannya itu dan ini atas setiap yang menimpanya. Pentingkan tarbiyyah?? Dia terfikir untuk seketika, jika ujian ini didatangi Allah sewaktu dia mula merangkak untuk memahami susur galur dakwah, adakah penerimaannya akan sama? Disini betapa terlihatnya kasih sayang ALLAH. DIA tak sesekali membebankan hambaNya melainkan sesuai dengan kemampuan hamba tersebut. Allah tahu 'dia' mampu menghadapinya!

Dia sekarang sudah faham serba sedikit tentang tarbiyyah. Jadi sudah menjadi tugasnya untuk memberi kefahaman itu kepada orang sekelilingnya termasuklah ahli keluarganya sendiri. Untuk berbicara soal tarbiyyah dengan orang luar mungkin tiada masalah, tapi untuk memahamkan orang terdekat dengan kita tentang ini amat payah. Kadang-kadang lidah jadi kelu, apa yang nak disampaikan tidak sampai. Mungkin diri masih terhijab dengan dosa dan maksiat. Moga diampunkan ALLAH.

~jangan pernah kau merasakan ujian yang diberikan padamu itu terlalu berat, kerana kekasih ALLAH, Nabi Muhammad Sallallahu alaihi Wassalam menyoroti ujian lagi hebat. Selamilah sirah perjuangan Rasulullah agar dirimu tahu betapa kecilnya ujian yang kalian terima berbanding zaman Rasulullah Sallallahu alaihi Wassalam dahulu dan ambillah ibrah daripada kisah-kisah tersebut.(musafir.cinta.Ilahi)  
_________________________________________________________________ 
Selawat dan salam pada Habibullah Rasulullah Sallallahu alaihi Wassalam _________________________________________________________________

9 Nov 2011

Firman ALLAH Tentang Kematian

17 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 


“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”
(Ali Imran : 185).

“Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana ia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” 
(Luqman : 34).

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” 
(Al-Anbiya : 35).

“Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” 
(Ali Imran : 145)

“Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukan ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk berbangkit) yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya).” 
(Al An-am : 2).

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan, ‘Ini adalah dari sisi Allah,’ dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan, ‘Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad).’ Katakanlah, ‘semuanya (datang) dari sisi Allah’. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun?” 
(An-Nisa’ : 78).

“Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling?” 
(Al-An’am : 95).

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang-belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia mahluk yang (berbentuk) lain. Maka Mahasuci Allah, Pencipta Yang Paling Baik. Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di Hari Kiamat.” 
(Al-Mukminun : 12-16).

“Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan), hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.” 
(Al-A’raf : 57).

“Dan sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya bahwa kamu melihat bumi itu kering tandus, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan yang menghidupkannya tentu dapat menghidupkan yang mati, sesungguhnya dia mahakuasa atas segala sesuatu.” 
(Fushshilat : 39).

“Katakanlah, ‘Allahlah yang menghidupkan kamu kemudian mematikan kamu, setelah itu mengumpulkan kamu pada Hari Kiamat yang tidak ada keraguan padanya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” 
(Al-Jatsiyah : 26).

“Dan tidak (pula) sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati. Sesungguhnya Allah memberikan pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar.” 
(Fathir :22).

“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya, maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.” 
(Az-Zumar : 42).

“Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).” 
(Az-Zumar : 68).

“(Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncangkan alam, tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua. Hati manusia pada waktu itu sangat takut.” 
(An-Nazi’at : 6-8).

“Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu, sesungguhnya kegoncangan Hari Kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras.” 
(Al-Haj : 1-2).


MATI itu pasti! Bertaubatlah kepada ALLAH atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Jangan sampai nafas di kerongkong baru kita tersedar dan masa itu sudah tiada peluang untuk bertaubat kepadaNYA..Ya ALLAH matikanlah aku, keluargaku,saudara maraku dan sahabat seperjuanganku dalam husnul khatimah dan limpahkanlah rahmatMu bersama kami.
-Musafir.Cinta.Ilahi-


DAPATKAN AL-QURAN DIGITAL SEKARANG!!

_______________________________________________________________
Selawat dan salam pada Habibullah Rasulullah Sallallahu alaihi Wassalam
_______________________________________________________________

8 Nov 2011

Abbad bin Bisyr : Si Abid yang Gagah Berani

2 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 


Ketika sedang khusyuk shalat tahajud, tiba-tiba tubuh Abbad bin Bisyr ditembus beberapa anak panah. Anehnya, ia tidak merasakan sakit sama sekali. Dalam keadaan shalat, ia mencabut beberapa anak panah lantas melanjutkan shalatnya hingga malam usai.




Siapa itu Abbad bin Bisyr?

Abbad bin Bisyr, adalah seorang sahabat yang tidak asing lagi dalam sejarah dakwah islamiyah. Ia tidak hanya termasuk di antara para 'abid (ahli ibadah), bertakwa, dan menegakkan shalat setiap malam dengan membaca beberapa juz Al Quran, tapi juga tergolong di kalangan para pahlawan, yang gagah berani, dalam menegakkan kalimat Allah.


Ketika Islam mulai tersiar di Madinah, Abbad bin Hisyr Al Asyhaly masih muda. Kulitnya yang bagus dan wajahnya yang rupawan memantulkan cahaya kesucian. Dalam kegiatan sehari-hari dia memperlihatkan tingkah laku yang baik, bersikap seperti orang-orang yang sudah dewasa, kendati usianya belum mencapai dua puluh lima tahun.


Dia mendekatkan diri kepada seorang dai dari Mekah yaitu Mush'ab bin Umair. Dalam tempo singkat hati keduanya terikat dalam ikatan iman yang kokoh. Abbad mulai belajar membaca Al-Quran kepada Mushab. Suaranya merdu, menyejukkan dan menawan hati. Begitu senangnya membaca kalamullah, sehingga menjadi kegiatan utama baginya. Diulang-ulangnya siang dan malam, bahkan dijadikannya suatu kewajiban. Karena itu dia terkenal di kalangan para sahabat sebagai imam dan pembaca Al-Quran.


Abbad bin Bisyr turut berperang bersama-sama Rasulullah SAW dalam setiap peperangan yang beliau pimpin. Dalam peperangan-peperangan itu dia bertugas sebagai pembawa Alquran. Ketika Rasulullah kembali dari peperangan Dzatur Riqa', beliau beristirahat dengan seluruh pasukan muslim di lereng sebuah bukit.


Setibanya di tempat perhentian di atas bukit, Rasulullah bertanya kepada mereka, "Siapa yang bertugas berjaga malam ini?" Abbad bin Bisyr dan Amar bin Yasir berdiri, "Kami, ya Rasulullah!" kata keduanya serentak. Rasulullah telah menjadikan keduanya bersaudara ketika kaum Muhajirin baru tiba di Madinah.


Anak Panah Menusuk ke Tubuh


Ketika keduanya keluar ke mulut jalan (pos penjagaan), Abbad bertanya kepada Ammar, "Siapa di antara kita yang berjaga lebih dahulu?"


"Saya yang tidur lebih dulu!" jawab Amar yang bersiap-siap untuk berbaring tidak jauh dari tempat penjagaan.


Dalam suasana malam yang tenang dan hening, Abbad shalat malam dan larut dalam manisnya ayat-ayat Al Qur'an yang dibacanya. Dalam shalat itu ia membaca surat Al Kahfi dengan suara memilukan bagi siapa saja yang mendengarnya. Ketika Abbad tenggelam dalam kekhusyukan shalat Tahajud, seorang musuh datang menyelinap. Musuh itu yakin bahwa Rasulullah SAW ada di tempat itu dan orang yang sedang shalat itu adalah pengawal yang bertugas jaga. Orang itu menyiapkan anak panah dan memanah Abbad dengan tepat mengenai tubuhnya. 


Enggan Menghentikan Solat


Abbad mencabut anak panah yang bersarang di tubuhnya sambil meneruskan bacaan dan tenggelam dalam shalat. Orang itu memanah lagi dan mengenai tubuh Abbad dengan jitu lagi. Abbad kembali mencabut anak panah dari tubuhnya dan kembali meneruskan ibadahnya. Kemudian orang itu memanah lagi dan Abbad mencabut lagi anak panahnya seperti dua anak panah sebelumnya.


Kini giliran jaga diemban oleh Ammar bin Yasir pun tiba.. Abbad merangkak ke dekat saudaranya yang tidur lalu membangunkannya seraya berkata, "Bangunlah saudaraku, aku terluka parah dan lemas," kata Abbad.


Sementara itu, si pemanah tadi yang mengetahui melihat pasangan saudara itu, buru-buru melarikan diri. Ammar menoleh ke arah Abbad dan melihat darah bercucuran dari tiga luka di tubuhnya.
'Subhanallah, mengapa engkau tidak membangunkan aku ketika panah pertama mengenai tubuhmu saudaraku?" kata Ammar.


"Aku sedang membaca Al Qur'an dalam shalat. Aku tidak ingin memutuskan bacaanku hingga selesai. Demi Allah, kalaulah tidak karena takut akan menyia-nyiakan tugas jaga yang dibebankan oleh Rasulullah SAW untuk menjaga pos perkemahan kaum muslimin, biarlah tubuhku putus daripada harus menghentikan bacaan Al Qur'an dalam shalat," jawab Abbad.


Inilah salah satu kisah heroik dari sahabat yang bernama Abbad bin Bisyr dan ini merupakan salah satu dari karomah yang Allah SWT berikan kepadanya. Semoga dengan kisah ini, dapat kita mengambil iktibar daripadanya. Subhanallah!


_______________________________________________________________ 
Selawat dan salam pada Habibullah Rasulullah Sallallahu alaihi Wassalam _______________________________________________________________

4 Nov 2011

~Salam Aidiladha~Antara ketaatan, cinta dan pengorbanan

6 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم


 Assalamualaikum w.b.t..Salam dan selawat buat junjungan kita Nabi Muhammad s.a.w dan salam buat ahlul bait serta para sahabat, para shuhada, mujahidin mujahidah, dan tidak lupa pada para pejuang Din Allah. Semoga redha Allah bersama kalian..
"Allah yang memiliki apa yg ada di langit dan apa yg ada di bumi. Celakalah bagi org yang ingkar kpd Tuhan kerana seksaannya sgt berat, (iaitu) org yang lebih menyukai kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi(manusia) dari jalan Allah dan menginginkan (jalan yang) bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh" (QS 14 : 2-3 )
Beberapa hari lagi, semua umat islam akan menyambut hari raya korban. Hari raya korban ini istimewa kerana ia merupakan hari untuk memperingati kisah pengorbanan dan ketaatan seorang nabi Allah, iaitu Nabi Ibrahim a.s dalam menunaikan perintah Allah dan kesabaran anaknya Nabi Ismail dalam memenuhi perintah Allah SWT.
"Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk org yang saleh." Maka kami beri khabar gembira padanya dgn (kelahiran) seorg anak yg sangat sabar(Ismail). Maka ketika anak itu sampai(pd umur) sanggup berusaha brsamanya, (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku!sesungguhnya aku berbmimpi bahawa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah pendapatmu!" Dia(Ismail) menjawab, Wahai ayahku! Lakukanlah apa yg diperintahkan(Allah) padamu, insya Allah engkau akn mendapatiku termasuk orang yang sabar." Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia(Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipisnya(utk melaksanakan perintah Allah). Lalu kami panggil dia, "Wahai Ibrahim! sungguh engkau telah membenarkan mimpi itu. Sungguh, demikianlah kami memberi balasan kpd orang-orang yg berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar ujian yang nyata. Dan kami tebus anak itu dgn seekor sembelihan yang besar..."(QS 37 : 100-107 )
Di sebalik kisah ini, dua dimensi pengorbanan yang dapat kita jadikan sebagai iktibar. Pertama pengorbanan seorang ayah yang sudah lama menantikan kelahiran seorang anak, terpaksa disembelih pula demi ketaatannya pada perintah Allah. Kedua, keyakinan yang penuh dan kesabaran Nabi Ismail dalam memenuhi tuntutan Allah terhadapnya. Nabi Ismail sanggup mengorbankan nyawanya sendiri dan sebagai seorang anak baginda sanggup mengorbankan kasih sayang pada kedua ibu bapanya. Inilah yang dinamakan cinta agung, meletakkan cinta Allah mengatasi cinta sekalian makhluk. SubhanaAllah..

Begitu besar sekali pengorbanan Nabi Ibrahim dan anaknya ini. Bukankah Nabi Ibrahim begitu menginginkan seorang anak? Kenapa setelah dikurniakan anak terpaksa pula baginda menyembelihnya? Ini semua disebabkan tunjang cinta mereka kepada Allah SWT. Bolehkah kita umat Islam sekarang mencapai tahap pengorbanan setinggi itu? Sanggupkah seorang Muslim itu menerima takdir dengan pasrah seperti kematian atau kehilangan orang yang disayanginya? Atau adakah kita lebih banyak mempertikaikan takdir yang telah Allah SWT aturkan? Mungkinkah ada lagi pada zaman serba canggih ini, remaja sehebat Nabi Ismail yang sanggup berkorban nyawa, kasih dan keseronokan zaman remajanya demi ketaatan dan kecintaan kepada Allah Taala?

Semoga peristiwa ini sentiasa menjadi ibrah buat kita semua. Akhir kata, cahaya mengucapkan salam eiduladha buat keluarga yang jauh di negeri Kelantan(tahun ni xraya dgn mereka), buat sahabat-sahabat yang selalu dalam ingatan, teman-teman blogger, saudara-saudara seislam dan buat semua yang mengenali diri ini. Bersama-sama kita selami dan hayati erti pengorbanan pada hari raya korban ini.



ps:-huhu ni dah tiga tahun tak mnyambut eiduladha bersama keluarga di kelantan. Ya Rabbi, sampaikan cahaya eiduladha ke dalam hati orang tuaku..~update nov 2011

3 Nov 2011

Sakit Itu Hadiah Daripada ALLAH SWT

0 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم


Segala pujian buat Allah SWT, penakhluk sekalian alam. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyanyang. Alhamdulillah, kupanjatkan syukur kepada Allah SWT. kerana masih mengizinkan diri ini melewati hari ini, terima kasih buat Tuhanku kerana masih memberi peluang untuk diri ini memohon taubat kepadaNya dek kerana dosaku yang tinggi melebihi gunung, dosa yang tinggi melebihi apa saja yang paling tinggi di atas dunia ini.. Diri ini hanyalah mengharapkan kasih sayang dan rahmatNya demi melangkah terus ke hadapan demi meraih RedhaNya! Astaghfirullah...astaghfirullah...astaghfirullah



 Firman di dalam surah At-Tagaabun, ayat 11 yang bermaksud:
"Tidak ada kesusahan (atau bala bencana) yang menimpa (seseorang) melainkan dengan izin Allah; dan sesiapa yang beriman kepada Allah, Allah akan memimpin hatinya (untuk menerima apa yang telah berlaku itu dengan tenang dan sabar); dan (ingatlah), Allah Maha Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu".

ALLAH..ALLAH..ALLAH..

Dalam mengharungi kehidupan ini dengan pelbagai cabaran dan dugaan, setiap muslim tidak terlepas daripada tertimpa ujian kesusahan  atau bencana. Kesakitan adalah salah satu ujian yang Allah berikan sebagai kafarah dosa. Didiklah hati supaya menganggap segala kesakitan yang diberi oleh Allah itu merupakan satu hadiah di mana Allah mahu mengangkat darjat kita dengan kesabaran dalam menempuhi ujian dariNya.
Dari Abdullah r.a katanya:”Aku datang mengunjungi Rasulullah s.a.w ketika beliau sakit, lalu kusentuh baginda seraya berkata: "Ya Rasulullah! Demam anda bertambah teruk."  
Jawab baginda, "Memang demamku sama dengan demam dua orang kamu." Kataku pula, "Semoga anda mendapat pahala berganda pula." Jawab baginda: "Semoga!" 
Kemudian sabda baginda pula: "Tidak ada seorang muslim yang ditimpa cubaan berupa sakit dan sebagainya melainkan dihapuskan Allah Taala dosa-dosanya, seperti pohon kayu menggugurkan daunnya."(HR Muslim)


Kadang-kadang sakit itu datang sehingga sampai satu tahap, kita terasa amat down..Pelbagai tanda soal menerpa di benak yang mempersoalkan kenapa kita berterusan diuji Allah dengan kesakitan ini. Sampai bila harus hidup begini? ALLAH..ALLAH..ALLAH..Faghfirlana..faghfirlana..faghfirlana.. ampunkanlah hati-hati kami yang terketerlaluan dalam berbicara menyoalkan apa yang telah Engkau berikan. Sedarlah hati bahawa banyaknya hikmah di sebalik ujian kesakitan yang diberi Allah SWT.
Anas berkata, Rasulullah s.a.w bersabda: "Bahawa besarnya sesuatu balasan itu menurut besarnya sesuatu bencana ujian; dan bahawa Allah apabila mengasihi sesuatu kaum diuji mereka, kemudian sesiapa yang menerima ujian itu dengan reda, maka dia akan beroleh keredaan Allah, dan sesiapa yang bersikap keluh kesah serta benci menerima ujian itu, maka dia akan mendapat kemurkaan dari Allah." (At-Tirmidzi dan Ibn Majah)
Bersangka baiklah dengan ALLAH. ALLAH menguji kita tanda DIA amat mengasihi kita..tanda DIA masih cakna pada kita..tanda DIA masih tidak melupakan kita. Kerana kesenangan itu bisa menjadikan kita lalai kepadaNya. Ya ALLAH beruntungnya mereka yang ditimpa sakit kerana ALLAH menjaga mereka sehingga ALLAH tidak membenarkan pun mereka untuk terus leka dalam kelalaian dunia..Subhanallah..ALLAH..ALLAH..ALLAH..

Pasakkan diri dengan kesabaran yang tinggi. Sungguh, Allah tidak akan membebankan dirimu apa yang kalian tidak mampu. Allah memberi ujian itu kepada kamu kerana DIA tahu kamu mampu menghadapiNya. Dekatkan dirimu dengan Tuhan yang menciptakanmu dan yang memberi sakit padamu. Sandarkan dan luahkan segala kesakitanmu kepada DIA kerana hanya DIA yang bisa menyembuhkan dirimu.

Ya Allah, dengan kerendahan hati yang kumiliki..aku mohon Kau kuatkanlah hatiku dan hati sahabat2 seperjuanganku untuk terus tabah,sabar dan redha dalam menerima setiap bentuk ujian daripadaMu sama ada ujian kesakitan atau kesusahan. Kami mengharapkan penyembuhan daripada Mu atas segala penyakit yang menimpa diri kami.
(musafir.cinta.Ilahi)

p/s:-bila 3 sakit datang serentak, ALLAH..ALLAH..ALLAH.. ubat hanyalah ikhtiar. ALLAH tidak meletakkan pun kesembuhan itu pada ubat melainkan semuanya kerana izinNya!

 ______________________________________________________________
Selawat dan salam pada Habibullah Rasulullah sallallahu alaihi wassalam
_______________________________________________________________

AUKU TIDAK BERPELEMBAGAAN : SUATU TAMPARAN HEBAT KEPADA UMNO/BN

0 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 


sambungan dari post yang sebelum ni Mahkamah: AUKU tidak berperlembagaan


JABATAN UNDANG-UNDANG & HAK ASASI MANUSIA, DEWAN PEMUDA PAS MALAYSIA (JUHAM) menyambut baik keputusan Mahkamah Rayuan Putrajaya pada hari ini yang memutuskan bahawa Seksyen 15(5)(a) Akta Universiti dan Kolej Universiti 1971 bercanggah dengan hak-hak kebebasan asasi yang dijamin di bawah perkara 10(1)(a) Perlembagaan Persekutuan.
JUHAM dari dulu lagi sentiasa berpegang teguh kepada kebebasan mahasiswa-mahasiswi untuk bersuara di mana ia adalah hak asasi kepada semua rakyat Malaysia dan ia jelas termaktub di dalam Perkara 10 Perlembagaan Persekutuan. Malangnya hak-hak ini dinafikan oleh Kerajaan UMNO/Barisan Nasional kepada mahasiswa/i yang dilihat tidak sealiran dengan pemikiran mereka.
UMNO/Barisan Nasional sedar bahawa mahasiswa-mahasiswi merupakan kuasa perubah yang besar dan mampu menggulingkan kerajaan UMNO/Barisan Nasional dalam Pilihanraya Umum yang akan datang. Justeru, UMNO/Barisan Nasional cuba menyekat kuasa mahasiwa ini dengan menggunakan undang-undang kuku besi yang bernama AUKU untuk menakut-nakutkan mahasiswa daripada terus menyuarakan kebenaran. Akan tetapi, tidak ada apa-apa tindakan pun diambil ke atas pelajar-pelajar yang menyokong mereka, malah UMNO seringkali menggunakan premis kolej dan universiti untuk program-program parti. Pelaksanaan undang-undang yang “double standard” ini jelas sekali menunjukkan sikap jumudnya UMNO/Barisan Nasional dan ketidak pekaan mereka terhadap kebangkitan dan idealisme para mahasiswa-mahasiswi.
Malah, Malaysia telah menyaksikan ramai mahasiwa/i yang menjadi mangsa kerakusan UMNO/Barisan Nasional yang tanpa malu berselindung di sebalik AUKU untuk mengekang suara mahasiswa dengan menghukum mereka dengan menggantung daripada pengajian, dan ada yang sampai dibuang daripada universiti kerana menyuarakan perkara yang benar namun pahit untuk ditelan oleh UMNO/Barisan Nasional.
Justeru, keputusan Mahkamah Rayuan ini dilihat sebagai suatu kemenangan kepada seluruh mahasiswa mahupun graduan universiti dari dulu hingga kini yang setia dan tanpa jemu menongkah arus dalam menghadapi kerakusan AUKU. Ini membuktikan bahawa kezaliman dan keangkuhan UMNO/Barisan Nasional akhirnya akan rebah juga dibadai keadilan dan kebenaran yang hakiki dan penangan “Students Power”. Sebagai golongan yang terpelajar dalam masyarakat, mahasiswa-mahasiswi berhak menyuarakan apa sahaja sokongan, simpati atau bangkangan mereka terhadap mana-mana parti politik di dalam mahupun di luar Negara. Menghalang hak-hak asasi ini bermakna Negara mengamalkan pemikiran ke belakang dan memalukan dalam suasana arus moden dunia tanpa sempadan ini.
Akhirnya, JUHAM mengucapkan syabas kepada empat orang pelajar UKM tersebut dan seluruh mahasiswa-mahasiswi atas kemenangan ini. JUHAM menyeru mahasiswa-mahasiswi sekalian supaya terus maju ke hadapan tanpa rasa gentar dan takut dalam menyuarakan kebenaran yang merupakan hak asasi semua dan dijamin oleh Perlembagaan Persekutuan. Mahasiswa-mahasiswi adalah penyambung kepimpinan negara di masa akan datang. Peranan dan suara mereka tidak patut dipandang ringan atau diperkecilkan oleh Kerajaan.


AHMAD ZAMRI BIN ASA’AD KHUZAIMI                                                    Pengarah Jabatan Undang-Undang dan Hak Asasi Manusia (JUHAM)
Dewan Pemuda PAS Malaysia



31 Oct 2011

Mahkamah: AUKU tidak berperlembagaan

0 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 


Mahkamah Rayuan hari ini memutuskan bahawa Seksyen 15(5) Akta Universiti dan Kolej Universiti yang membenarkan universiti mengambil tindakan disiplin terhadap pelajarnya adalah tidak mengikut perlembagaan dan mencabut kebebasan bersuara.
Dalam keputusan penanda itu, dua hakim menyanggah keputusan Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur yang mengisytiharkan AUKU sebagai berperlembagaan dalam menguatkuasakan sekatan tertentu.
Keputusan majoriti inidiperoleh apabila Hakim Mohd Hishamudin Mohd Yunus dan Linton Albert membenarkan rayuan empat bekas mahasiswa Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).
Seorang lagi hakim Low Hop Bing berbeza pendapat.

29 Oct 2011

Muslimah..ALLAH Sayang Padamu!

0 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 



"Jadilah dirimu mawar yang berseri, menguntum di jalan dakwah..Biarlah terpaksa dilukai onak duri demi merasai manisnya kasih Allah."


MUSLIMAH, ALLAH SAYANG PADAMU!


Moga berjaya menjadi gadis terindah dalam khusyuk sujudmu,
Moga berjaya menjadi gadis terindah dalam damai zikirmu,
Moga berjaya menjadi gadis terindah dalam tenang jiwamu,
Moga berjaya menjadi gadis terindah dalam sempurna keredhaanmu,
Moga berjaya menjadi gadis terindah dalam deras air mata cintamu padaNya,
Moga berjaya menjadi gadis terindah dalam manis senyuman,
Walau badai sedang bergelojak di hati,
Namun tetap tenang kerana limpahan rahmat,
Dan ayat-ayat suci Tuhan yang Agung!
ALLAH...ALLAH...ALLAH

26 Oct 2011

Renungan Kisah Seorang Sahabat di Zaman Rasulullah s.a.w

2 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 


“Hanzalah telah munafik! Hanzalah telah munafik!”

Lantun Hanzalah pada dirinya. Kakinya mengerah cepat ke Masjid. Nabi pasti ada disana fikirnya. Riak ketakutan dan secebis penyesalan terlukis diwajahnya.

“Hanzalah telah munafik! Hanzalah telah munafik!” Diulangnya beberapa kali.

Sedang dalam perjalanan, Hanzalah berselisih dengan Saiyidina Abu Bakar As Siddiq. Saiyidina Abu Bakar terkejut dengan apa yang diucapkan oleh Hanzalah tersebut.

“Apakah yang telah kau katakan ini wahai Hanzalah?” Tanya Abu Bakar

“Wahai Abu Bakr, ketahuilah Hanzalah telah menjadi munafik. Aku ketika bersama Rasulullah aku merasakan seolah-olah syurga dan neraka itu sangat hampir padaku. Aku menangis kerana takutkan neraka.”

“Namun. Dirumah aku ketawa riang bersama anak-anak dan isteriku . Hilang tangis aku bersama Rasulullah.”

“Aku telah menjadi munafik!” Ujar Hanzalah sambil teresak-esak bimbangkan akan dirinya.

Saiyidina Abu Bakar terkejut.

“Kalau begitu aku pun munafik. Aku pun sama denganmu wahai Hanzalah.”

Lantas, kedua-dua sahabat ini bersama-sama menemui Rasulullah. Tangisan tidak berhenti. Mereka benar-benar ketakutan.

Takut pada Allah. Takut azab neraka yang sedia menunggu para munafik.

Hati mereka gementar.

Sesampainya di hadapan Rasulullah, Hanzalah bersuara.

“Wahai Rasulullah, Hanzalah telah munafik.”

Rasulullah bertanya. “Kenapa?”

“Ketika aku bersamamu ya Rasulullah, aku merasakan seolah-olah syurga dan neraka itu sangat hampir. Lantas air mataku mengalir. Tapi, dirumah aku bergurau senda keriangan bersama anak-anak dan isteriku . Tidakkah aku ini seorang munafik ya Rasulullah”

Rasulullah tersenyum.

Lantas baginda bersabda,
"Demi yang jiwaku di tangan-Nya andai kalian tetap seperti kalian di sisiku dan terus berzikir niscaya para malaikat akan berjabat tangan kalian, sedang kalian berada di atas tempat tidur dan di jalan raya, akan tetapi wahai Hanzalah, ada waktumu (untuk beribadah) dan ada waktumu (untuk duniamu)". HR. Muslim.

_______________________________________________________________ 

"Sesungguhnya apabila aku menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yang terbaik dalam kalangan kamu, bukan juga yang paling soleh atau solehah dalam kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri.Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah, maka akan jadi sedikitlah orang yang memberi peringatan." 
-Hassan Al Basri- 
_______________________________________________________________

RAHSIA PENYAKIT MELALUI JARI ANDA

0 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 



Asas 5 jari :

     Jari telunjuk :  usus
     Jari tengah : Jantung
     Jari Manis : Imuniti
                                            Jari kelingking : Rahim/Tulang Belakang


Cuba anda lihat pada ruas jari2 anda...Kalau ruas jari kehitaman tu maknanya badan kita ni penuh dengan racun dan toksik.perkara tersebut boleh menyebabkan badan kita dijangkiti sembelit.

Seterusnya, kalau kita sebagai seorang wanita, cara untuk tengok system dalaman perempuan kita pulak, adalah dengan melihat pada jari kelingking kita.kalau jari kita meruncing atau bengkok, maknanya haid tak teratur, keputihan, senggugut, dan berkemungkinan rahim kita jatuh.

Kalau tapak tangan berbintik maknanya masalah angin.cube cek tapak tgn masing2, kalau yang suka marah2 tu mungkin angin dalam badan banyak.sebab itulah selalu rasa nak marah dan naik angin aje.

Selain itu, pernah tak sahabat2 mengalami masalah tapak tangan berpeluh atau lembab ke? jika ya, itu tandanya badan kita mudah diserang sel2 kanser.

Jika perut ibu jari berwarna biru kehijauan maknanya seseorang itu mengalami masalah resdung, alergi, dan penyakit paru2.sekiranya, perut ibu jari ada urat hijau kebiruan maknanya anda seorang pengidap gastric.

Selain itu, urat biru /hijau pada pergelangan tangan, tapak tangan, sepanjang jari dan betis kaki maknanya seseorang itu mengidapi stress atau tekanan dalam kehidupan sehariannya.

Seterusnya,ini saya kira yang paling menarik untuk kita tengok sekiranya kita sebagai seorang wanita. cuba sahabat2 tengok pada kuku setiap jari anda..jika terdapat bulan sabit berwarna putih di setiap jari anda bermakna anda mengalami hormon yang tidak seimbang.

Tapi berlainan pulak sekiranya anda mempunyai bulan sabit yang berwarna putih itu hanya pada ibu jari sahaja, itu menandakan anda seorang yang sihat..insya allah...

Ramai manusia yang mengorbankan kesihatan pada satu ketika untuk mendapatkan wang ringgit, tetapi akhirnya terpaksa mengorbankan wang ringgit untuk mendapatkan kembali kesihatan yang hilang..

Wallahua'lam..

_______________________________________________________________ 

"Sesungguhnya apabila aku menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yang terbaik dalam kalangan kamu, bukan juga yang paling soleh atau solehah dalam kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri.Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah, maka akan jadi sedikitlah orang yang memberi peringatan." 
-Hassan Al Basri-
_______________________________________________________________

18 Oct 2011

Kelar Perut Anak~salah siapa?

0 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 




keratan berita Harian Metro, 

BETONG: Hanya kerana teman lelaki tidak mahu menerima anak luar nikah dalam kandungannya, seorang pelajar berusia 16 tahun mengelar bayi perempuan baru dilahirkannya sehingga mati dan perut terburai di bilik asrama sekolahnya di sini, semalam.


Kejadian menggemparkan itu berlaku kira-kira jam 7.40 pagi dan pelajar tingkatan empat terbabit dikatakan melahirkan bayi cukup sifat sebelum dia mengelar bayinya yang masih hidup itu dengan pisau pemotong sayur sepanjang 15 sentimeter.


Sumber berkata, sebelum kejadian, pelajar terbabit dikatakan gagal hadir ke kelas sehingga menimbulkan rasa curiga seorang guru lelaki berusia 41 tahun yang kemudian ke bilik asramanya.

Menurutnya, sebaik tiba di bilik pelajar berkenaan, guru itu terkejut apabila mendapati satu mayat bayi perempuan cukup sifat berlumuran darah di atas lantai berhampiran katil suspek.

“Terdapat sekurang-kurangnya tujuh kesan kelaran pada belakang tubuh, leher, tangan, rusuk selain perut bayi itu sehingga menyebabkan isi perut terburai.

myMetro

Saat membaca berita muka depan harian metro, hati terkedu dan rasa hiba bertandang. Tajuk berita itu saja sudah cukup membuat perasaan ini remuk terhiris. Saya yakin sesiapa yang dalam hatinya masih mempunyai iman pasti juga tersentuh dengan kejadian yang menimpa insan kecil tersebut. Apalah salah si kecil itu sehinggakan terpaksa menerima kezaliman ini daripada seorang insan yang bergelar ibunya sendiri.

Sekarang memang kita kehujanan cerita-cerita yang melibatkan pembuangan bayi hasil daripada penzinaan manusia yang tidak bertanggungjawab. Tetapi masalah ini sebenarnya berpunca daripada siapa?? Tidak keterlaluan jika saya katakan ianya berpunca dari akar umbi pemerintahan yang tidak menjalankan hukum Islam sepenuhnya. Huh, para penzina seenaknya akan berkata "Apa aku kisah, lepas buat buang je la bayi tu. Habis teruk pun kena penjara berapa tahun,lepas tu bebaslah!"

Sampai bila mahu lihat anak-anak muda semakin rosak nilai akhlaknya?? Sampai bila kita mahu bertahan dengan hukum yang dibuat oleh manusia yang sememangnya bersifat lemah?? Sampai bila bayi-bayi kecil yang tidak berdosa menjadi mangsa?? Sampai bila?? Mampukah sebuah negara itu berada dalam keharmonian jika hukum Allah sendiri yang ditolak. Anda bijak, fikir-fikirkanlah..Kalian sanggupkah untuk berterusan melihat kejadian seperti ini berulang lagi...

Gemilangkan Islam dihatimu. Sinarkan ia dengan cahaya. Bersama-sama kita menyokong usaha murni dalam pelaksanaan hukum Allah. Walau apapun kesannya yakinlah Allah sudah ada perancangan yang terbaik untuk hambaNya. Jadi tidak usahlah bertanya itu ini dengan apa yang ditetapkan Allah kerana Dia lebih mengetahui apa yang kita tak ketahui..Allahu Akbar!

ps;-hari tu anak saudara saya yang baru lahir diambil sampel darah dan saya melihatnya di depan mata. Bayi itu disuntik pun saya sudah tidak sanggup untuk melihatnya, apatah lagi yang dikelar. masyaAllah, sampai hatinya berlaku kejam pada insan kerdil ni..~huh, apa nak jadi ni ;(
_______________________________________________________________ 

"Sesungguhnya apabila aku menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yang terbaik dalam kalangan kamu, bukan juga yang paling soleh atau solehah dalam kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri.Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah, maka akan jadi sedikitlah orang yang memberi peringatan." 
-Hassan Al Basri- 
_______________________________________________________________

17 Oct 2011

Masihkah Kau Ingat Gadisku

1 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 


Masih ingatkah kita dengan kejadian yang menimpa seorang muslimah yang tegar memelihara auratnya. Berikut petikan kisahnya yang terjadi pada 11 April 2011 iaitu pada 6 bulan yang lepas.


Muslim Inggris iaitu Kazemi, yang merupakan Muslimah yang tinggal di London. Ketika hamba Allah ini dalam perjalan pulang ke rumahnya, Kazemi telah diserang oleh beberapa warga setempat.(sumber2 menyatakan beliau diserang oleh 4orang perempuan) Penyerang tersebut cuba untuk buang jilbab Kazemi
dengan menarik2 jilbab, namun perkara itu tidak dibiarkan, Kazemi cuba untuk melawan, kerna respon yang ditonjolkan kazemi keempat2 penyerang mula bengang dan terus menjatuhkan Kazemi lalu memukul dibahagian muka.

Akibatnya, Kazemi mengalami luka yang cukup serius di sekitar wajahnya. Disebabkan kerjadian itu, Himpunan Mahasiswa Muslim di London mengutuk tindakan tersebut. Mereka menuduh pemerintah Inggris mempromosikan dan mendukung kelompok anti-Islam. Selain itu, mereka juga meminta pihak atasan mengambil tindakan atas kerjadian yang menimpa Kazemi.

14 Oct 2011

~*~ Cintaku Utuh Tak Tersentuh ~*~

3 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 



Ku mencintamu utuh tak tersentuh….,

Jika ada yang bertanya, bagaimana aku memandang perkara jodoh, maka akan ku jawab, bagiku sama saja kau menanyakan keyakinanku tentang kematian..

Jodoh dan kematian adalah rahasia-Nya yang tersembunyi dalam tabir keghaiban-Nya, dan tersimpan dengan indah dalam tiap lembar daun di lauhul mahfuzh..

Lalu apa yang ku khawatirkan? Dan kenapa pula ku harus mengejar? Tidak, aku tak sudi.. Ku katakan padamu wahai para wanita perhiasan terindah dunia..

Jangan pernah mengobral murah kehormatanmu untuk hal yang kau sendiri tak yakin kehakikiannya? Pahamkah maksudku?

Ku tanya padamu, pernahkah kau jatuh cinta? Ku akui, akupun juga… Tapi tak pantas bagi kita mengumbar rasa itu.. Rasa yg entah akan berlabuh di mana?Lalu pikirkan, jika dia yang kau cinta, yang mengganggu tidurmu, membuatmu menangis karena rindu, ternyata bukan atau mungkin tak kan pernah menjadi pendampingmu, atau bukan kau yang dia pilih? Tak malukah? Tak malukah?

Lalu, apa masih mampu kau tatap wajah suamimu kelak dengan cinta yang seutuhnya jika ternyata dulu kau pernah menaruh separuh hatimu pada lelaki lain… Wahai para lelaki, tak cemburukah? Tak cemburukah? Tak cemburukah kau jika saat ini wanita yang kau pilih kelak sedang menyerahkan hatinya pada lelaki selainmu, namun ternyata kau yang akan meminangnya.

Tak sakit hatikah bila ketika bersamamu, ternyata dia tengah membandingkanmu dengan sosok lain dalam hatinya? Tak sedihkah? Tak sakitkah? Tak cemburukah? Jika kau, para lelaki, menjawab 'ya' maka, itu pula yang kami, wanita, rasakan..

Takkan pernah bosan ku ingatkan, bahwa yang akan berlaku tetaplah ketetapan-Nya…. Sekuat apapun usaha kalian jika tak sejalan dengan kehendak-Nya, maka tak akan pernah terjadi.. . Lalu, buat apa kau mubazirkan waktumu? Untuk apa Kau kuras energi? Kerana apa kau habiskan airmatamu?.... untuk orang yang belum tentu menjadi milikmu? Untuk apa?

Dan ku katakan padamu. Mungkin kau yang akan memilihku belum ku cinta saat itu. Tapi ketahuilah, karena kau memilihku, kau ku cinta... Bukankah jatuh cinta adalah sebuah proses? Akan ada sebab, akan ada hal yang membuatku jatuh cinta padamu, dan kau pun akan mencintaiku.. Dan ketika itu terjadi, semua telah terangkai dengan indah dalam kerangka kehalalan, dalam ikatan pernikahan yang disebut mitsaqan ghalizhan..

Dan tak akan pernah ada ragu ku katakan kuserahkan cintaku UTUH TAK TERSENTUH, padamu.. Hanya padamu.. ya, hanya padamu dan untukmu duhai cintaku….

suatu.masa.saat.itu.akan.tiba.dengan.izinNya!
Tapi maaf, kau bukanlah cinta utamaku!
Tapi kau bakal manusia pertama kucintai selepas Rasulullah s.a.w!
sekarang.ada.perkara.lain.yang.perlu.difokuskan.dulu!
Perjuanganmu.perjuanganku.perjuangan.kita!!
~cahaya



_______________________________________________________________ 

"Sesungguhnya apabila aku menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yang terbaik dalam kalangan kamu, bukan juga yang paling soleh atau solehah dalam kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri.Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah, maka akan jadi sedikitlah orang yang memberi peringatan." 
-Hassan Al Basri- 
_______________________________________________________________

5 Oct 2011

~*~ Usah Kecewa, Allah sentiasa Menolongmu ~*~

0 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 


Kelihatan seorang pemuda mengorak langkah perlahan-lahan di atas padang hijau sambil rambutnya dibiarkan beralun-alun ditiup angin. Di tangan kanannya kelihatan benda lembut yang berwarna putih. Mungkin kopiah. Riak wajahnya tenang, setenang air di laut. Bibirnya bergerak-gerak, seakan-akan menutur sesuatu. Zikir mungkin! Pemuda itu berjalan lagi di bawah teduhan langit Yang Maha Esa. Barangkali sedang menikmati indahnya alam ciptaan Allah swt.

Sedang dia berjalan-jalan, langkahnya tiba-tiba terhenti di sebuah pokok yang agak rendang. Yang menariknya di bawah pokok itu terdapat seorang lelaki yang memakai baju sekolah sedang bergumam sendirian. Mungkin itu yang menarik minat pemuda itu untuk mara ke situ. Lalu pemuda itu menghulurkan salam tanda sapaan.


Pemuda : Assalamualaikum wbt adik..(pemuda itu memaniskan mukanya)

Pelajar itu mendongak ke arah pemuda itu sebentar cuma, kemudian dia menundukkan wajahnya tanpa menjawab salam yang dihulurkan. Tubir matanya merah, sisa tangisnya jelas kelihatan di pipi.  Pemuda itu sempat melihat di hadapan pelajar itu terdapat skrip keputusan peperiksaan SPM. Mungkin keputusannya kurang baik. Pemuda itu seakan faham kondisi pelajar lelaki tersebut.

Pemuda : Boleh abang duduk sini?

Pertanyaan pemuda itu masih tidak terjawab. Lalu pemuda itu mengambil tempat di sebelah pelajar tersebut tanpa menunggu keizinan budak tersebut.

Pemuda : Kecewa dengan result ye??

Bersahaja pemuda itu melontarkan soalan. Dia sengaja berbuat demikian supaya pelajar tadi menjadi responsif. Pelajar itu memandangnya.

Pelajar : Bukan! Kecewa dengan Tuhan!

Owh, fahamlah pemuda itu bahawa pelajar tadi menyalahkan Allah kerana tidak dapat keputusan cemerlang. Masalah besar ni jika tidak diperbetulkan.

Pelajar : Saya bermati-matian belajar sebelum exam. Saya fokus sepenuhnya pada pelajaran. Tapi kenapa ini yang saya dapat?! Sedang kawan-kawan saya yang bermain-main dapat lagi cemerlang. Kenapa???!! Tidak cukup lagikah usaha saya selama ini! Kenapa Allah tidak mahu menolong saya!!

Pemuda itu mendengar tiap luahan pelajar tersebut. Kemudian dia tersenyum.

Pelajar : Kenapa abang senyum? Kalau abang nak persendakan saya baik abang pergi dari sini(raut mukanya seakan marah)

Pemuda : Adik ni kelakarlah. (bibirnya tidak lekang dengan senyuman)


Pelajar : Tak guna cakap dengan abang. Saya tengah bengang dengan result, boleh pulak abang kata saya kelakar. (kata-kata pelajar tersebut kian kurang manis)


Pemuda : Adikk...sedapnya bahasa(senyum lagi)..Tak la, adik cakap yang Allah tidak mahu menolong adik bukankah kelakar tu..


Pelajar : Lar..apa yang kelakarnya, saya boleh kira dengan jari berapa kali je Allah tolong saya. Abang tak kan faham perasaan saya.(tiba-tiba nada pelajar itu berubah menjadi sebak)

Pemuda : Adik, nak tanya? Adik datang sini siapa yang tolong? Allah bukan. Apa adik ingat tanpa pertolongan Allah adik akan berada di sini. Cuba lihat diri adik, apa yang ada di badan adik tu semuanya berfungsi dengan keizinanNya. Udara yang adik sedut tu, siapa yang bagi? Adik tak perlu bayar pun kan bila nak sedut oksigen.. Adik tahu tak setiap zarah yang berada atas muka bumi ini adalah kerana kasih sayangNya. Kalau nak dihitung dengan jari nikmat dan pertolongan daripada Allah tu, memang tak terhitung dengan luasnya langit lebarnya bumi. Allah itu Maha Memberi Pertolongan. Tak ke kelakar bila adik sebut adik boleh kira dengan jari pertolongan Allah tu.

Pelajar tadi berdiam diri. Mungkin memproses segala kata-kata yang keluar dari bibir pemuda di hadapannya.

Pemuda : Adik, tidak adil jika kerana adik tidak berjaya kali ini adik menyalahkan Allah kerana terlalu banyak kurniaan yang Allah berikan pada kita, tapi pernahkah kita bersyukur? Bila kita susah kita suka merungut itu ini, tapi bila kita senang adakah kita ingat pada DIA?? Adik kena yakin dengan janji-janji Allah. Allah melihat usaha-usaha hambaNya dan bukannya melihat hasilnya. Keputusan itu bukanlah janji yang menutup ruang hidup adik semuanya, sebaliknya itulah permulaan adik untuk mencari makna sebenar kehidupan kita di dunia ini. Setiap cubaan yang diberikan Allah itu ada hikmahnya. Mungkin sekarang Allah belum kabulkan lagi, sebab Allah sudah ada perancangan yang terbaik buat adik. Percayalah!

Pelajar tadi memandang pemuda itu dengan pandangan yang penuh pengharapan. Kemudian dia menjatuhkan wajahnya. Air mata lelakinya jatuh lagi. Dia sedar betapa selama ini kurangnya syukur pada Allah. Dia mula menghitung betapa dirinya sangat jauh dengan Allah namun Allah masih membantunya dalam kehidupan sehari-hari.

Pelajar : Terima kasih abang..(bibirnya mula tersnyum)

:: Moral ::
Kita selalu merungut dan meyalahkan Allah swt bila Allah swt tidak menolong kita, walhal Allah itu Maha Penolong...Terlalu banyak pertolongan yang sudah diberikan, namun manusia yang tidak pernah menghargainya dan sedar akannya..Allah itu Maha Teliti perancanganNya dan DIA tahu apa yang terbaik untuk hamba-hambaNya..Kita wajib bersangka baik pada Allah swt..wallahuallm
_______________________________________________________________ 

"Sesungguhnya apabila aku menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yang terbaik dalam kalangan kamu, bukan juga yang paling soleh atau solehah dalam kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri.Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah, maka akan jadi sedikitlah orang yang memberi peringatan." 
-Hassan Al Basri- 
_______________________________________________________________

4 Oct 2011

No hudud please, we're Malysians ???

0 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 


Kenyataan Zainah Anwar selaku pengasas Sister in Islam (SIS) mengenai hudud pada 2 Oktober di akhbar The Star jelas menunjukkan kejahilan beliau dalam memahami Hudud. (sini) Kenyataan Zainah di dalam akhbar berkaitan Hudud dengan menggambarkan Hudud sebagai undang-undang yang brutal dan tidak adil adalah suatu penghinaan terhadap hukum Allah. Sedangkan sebagai seorang Islam, kewajipan untuk mempercayai sesuatu perkara yang datang dari Allah adalah 100%. Keraguan terhadap sesuatu yang datang dari Allah mengundang kekufuran apatah lagi menghinanya. 

Isu Hudud yang hangat di bangkitkan akhir-akhir ini mengundang pelbagai tafsiran. Ianya bukan sekadar menjadi bahan politik bahkan juga di ambil kesempatan oleh beberapa golongan untuk menyuntik fahaman liberal seperti SIS ini. Ini suatu yang membimbangkan di saat umat Islam hari ini agak lemah kerana di sibukkan dengan perkara yang melalaikan seperti budaya hedonisme. 

Hari ini Hudud di gambarkan dengan begitu hodoh. Gambaran seolah-olah hudud ini adalah semata-mata suatu bentuk hukuman dengan melihat secara lahiriah semata-mata. Sedangkan Allah sendiri berfirman dalam surah Al-Maidah ayat 39; “Dan pencuri lelaki serta pencuri perempuan hendaklah dipotong tangan-tangan mereka sebagai balasan terhadap apa yang mereka lakukan, (dan hukuman itu bertindak sebagai) CEGAHAN dari Allah. Sesungguhnya Allah itu Maha Perkasa lagi Bijaksana”.. Ianya adalah CEGAHAN bukan hukuman semata-mata. 

Mereka yang menganggap Hudud itu hukuman yang kejam, hakikatnya mereka lebih mengambil berat tentang nasib penjenayah itu daripada memikirkan nasib orang yang menjadi mangsa penjenayah itu sendiri. Sedangkan, sepatutnya orang yang tidak mempunyai sifat belas kasihan, seperti penjenayah tidak patut diberi belas kasihan. Ianya untuk mereka yang masih hidup, dan untuk menghidupkan hati mereka yang hidup agar tidak melakukan kejahatan atau jenayah. "Dan dalam Qisas itu ada jaminan KEHIDUPAN bagimu, bagi orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa." (Al-Baqarah: 179). 

Zainah selaku pengasas SIS tidak layak untuk mengeluarkan kenyataan dengan merujuk akal fikiran semata-mata. Rujuklah alim-ulama sebelum menyatakan pandangan sesuai dengan nama 'Islam' pada nama pertubuhan itu. Kelemahan dalam memberi hujah berdasarkan nas hanya akan mengelirukan lagi umat. Bahkan menyesatkan diri sendiri dan orang lain. Hairan mengapa sehingga hari tiada tindakan yang di buat pada SIS sedangkan terlalu banyak pencangahan dan fahaman yang di bawa oleh pertubuhan 'Islam' ini sejak dahulu lagi. Jabatan agama perlu lebih sensitif, jangan kerana ada 'orang besar' dalam SIS membuatkan Jabatan Agama yang berautoriti ini menjadi 'tikus'. Ia sangat merugikan pada umat Islam. Wallahualam.


_______________________________________________________________ 

"Sesungguhnya apabila aku menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yang terbaik dalam kalangan kamu, bukan juga yang paling soleh atau solehah dalam kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri.Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah, maka akan jadi sedikitlah orang yang memberi peringatan." 
-Hassan Al Basri- 
_______________________________________________________________

2 Oct 2011

Apa Yang Menghalangimu Untuk Menutup Auratmu?

0 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 



Duhai wanita perhiasan dunia, susah sangatkah dirimu untuk memahami apa yang telah disyariatkan oleh Allah untukmu? Bukankah Allah menunjukkan bukti betapa DIA sangat mahu memelihara kehormatanmu..Kenapa duhai wanita?? Kenapa?? Kenapa kau tidak mengerti kasih sayang yang ditunjukkan oleh Allah untukmu..Adakah kau memang suka jika dirimu dibiarkan tanpa kasih sayang dariNya..?

Duhai wanita cantik! Kecantikan apa yang ada pada dirimu sehingga sanggup kau biarkannya dinikmati orang ramai? Sukakah kau bila ramai lelaki di luar sana memandang kamu dengan penuh pandangan nafsu?? Apakah kamu tidak pernah terfikir apa sebenarnya yang bermain di benak kepala mereka? Oleh kerana itu, Allah menjagamu melalui syariat penutupan aurat..Namun kamu tetap juga degil! Masih membiarkan auratmu terdedah ke sana ke mari..

Duhai wanita yang amat kukasihi, apakah kamu tidak menyayangi diri sendiri? Jika ya, kenapa merosakkan nilai yang ada pada diri kalian? Kenapa suka sangat merendahkan maruah yang ada pada diri?? Tenunglah pakaian hari-harimu.. Bertepatan dengan syariatkah ia atau tidak?? Kalian seharusnya bijak membuat pilihan, mengikut tetapan Allah atau mengikut arus fesyen berpakaian..


TAPI INGAT!! Mungkin kalian sudah lupa janji-janjiNya.. Takutlah dengan seksaan api neraka yang Allah sediakan untuk hamba-hambaNya yang ingkar terhadap perintahNya.. Mungkin kalian seronok bebas sini sana semasa di dunia, namun ingatlah kehidupan yang bakal kita tempuh di padang mahsyar kelak.. Sudahkah kalian bersedia untuk menjawab segala pertanyaan-pertanyaan daripada Allah di mahkamahNya nanti?? Yakinkah alasan-alasan yang digunakan di atas dunia untuk menolak penutupan aurat bakal diterima kelak di sana?? Mulut kalian akan terkunci, hanya anggota badan yang akan berbicara tentang semuanya!!

Ayuh wanita-wanita solehah, mari membaiki diri ke arah yang lebih baik. Tidak usah malu jika ada yang memandang serong bila kamu berusaha menutup aurat, kerana perhitungan di akhirat sana lebih penting, pandangan Allah terhadapmu sangat penting! Jadilah dirimu insan solehah yang selalu mengharapkan redhaNya..jangan pula kamu menjadi insan yang menggugat iman para lelaki di luar sana..nauzubillahi minzaliik!

aku.menasihatimu.kerana.aku.menyayangimu!

_______________________________________________________________ 

 "Sesungguhnya apabila aku menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yang terbaik dalam kalangan kamu, bukan juga yang paling soleh atau solehah dalam kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri.Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah, maka akan jadi sedikitlah orang yang memberi peringatan." 
-Hassan Al Basri- 
_______________________________________________________________

~*~ Usrati Jannati ~*~

0 ore hok komen

بسم الله الرحمن الرحيم 

Alhamdulillah, sesudah bermacam-macam halangan yang membantutkan perjumpaan saya dengan adik junior, akhirnya Allah izinkan jua saya bersama-sama mereka dalam perkongsian ilmu. Mudah-mudahan kesempatan masa, lebih kurang dua jam yang diberikan oleh Allah insyaAllah beroleh manfaat daripadanya.


Doa Pengikat Hati

Ya Allah, Engkau mengetahui bahawa hati-hati ini telah berkumpul kerana mengasihi-Mu, bertemu untuk mematuhi (perintah)Mu, bersatu memikul beban dakwah-Mu. Hati-hati ini telah mengikat janji setia mendaulat dan menyokong syariat-Mu, maka eratkanlah ikatan-Nya ya Allah.

Kekalkan kemesraan antara hati-hati ini. Tunjuklah kepada hati-hati ini dengan limpahan iman jua keyakinan dan keindahan tawakkal kepada-Mu. Hidup suburkan hati-hati ini dengan pengetahuan sebenar tentang-Mu. 

Jika Engkau mentadirkan mati, maka matikanlah pemilik hati-hati ini sebagai para syuhada dalam perjuangan agama-Mu. Engkaulah sebaik-baik sandaran dan sebaik-baik penolong.

Ya Allah, perkenankanlah permintaan ini. Ya Allah restuilah dan sejahterakanlah junjungan kami Muhammad, keluarga dan para sahabat baginda semuanya. Amin."


ps:-Ya Allah bantulah kami dalam hala tuju yang terbaik disisiMu..kami mengharapkan redhaMu ya Rahman..

_______________________________________________________________ 

"Sesungguhnya apabila aku menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yang terbaik dalam kalangan kamu, bukan juga yang paling soleh atau solehah dalam kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri.Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah, maka akan jadi sedikitlah orang yang memberi peringatan." 
-Hassan Al Basri- 
_______________________________________________________________